Wall Street Berakhir di Area Hijau

New York: Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), di tengah kenaikan kuat saham-saham terkait teknologi. Sejumlah sentimen negatif masih belum signifikan membebani pasar saham seperti adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Mengutip Antara, Rabu, 16 Januari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average naik 155,75 poin atau 0,65 persen menjadi ditutup di 24.065,59 poin. Indeks S&P 500 bertambah 27,69 poin atau 1,07 persen, menjadi berakhir di 2.610,30 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melonjak 117,92 poin atau 1,71 persen, menjadi 7.023,83 poin.

Saham Netflix ditutup 6,5 persen lebih tinggi setelah raksasa streaming online itu dilaporkan menaikkan harga berlangganan bulanannya di Amerika Serikat. Beberapa kenaikan harga bahkan melonjak sebanyak 18 persen, kenaikan terbesar sejak debut layanan streaming pada 2007.

Saham Facebook, Apple, Amazon, dan induk perusahaan Google Alphabet, semuanya diperdagangkan positif dan naik sedikitnya dua persen pada penutupan. Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 meningkat, dengan teknologi naik 1,5 persen, berada di antara yang berkinerja terbaik.

Pada laporan laba perusahaan, JP Morgan Chase melaporkan laba dan pendapatan kuartal keempat yang keduanya jauh dari perkiraan. Saham bank ditutup 0,7 persen lebih tinggi setelah merosot lebih dari 2,0 persen di awal perdagangan.

Bank of America, Goldman Sachs dan Morgan Stanley akan melaporkan laba akhir pekan ini. Sejauh ini, sekitar 4,75 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kuartal keempat dan dari perusahaan-perusahaan itu, 87,5 persen telah melampaui harapan.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, Indeks Harga Produsen AS untuk permintaan akhir turun 0,2 persen pada Desember, karena harga-harga untuk barang permintaan akhir turun 0,4 persen, dan indeks harga jasa-jasa permintaan akhir turun 0,1 persen. Angka ini melampaui konsensus pasar.

(ABD)