The Fed Dinilai Kehilangan Kemampuan Kendalikan Suku Bunga

New York: Mantan Ketua Komite Perbankan Senat Phil Gramm menilai Federal Reserve dalam bahaya karena kehilangan kendali tentang bagaimana upaya menetapkan suku bunga acuan. Sejauh ini, the Fed sudah beberapa kali menaikkan suku bunga guna menjaga agar perekonomian Amerika Serikat (AS) tidak “kepanasan”.

Phil Gramm yang juga dari Partai Republik Texas menambahkan bahwa usaha bank sentral AS untuk menormalkan kebijakan suku bunga sementara itu juga telah mengurangi ukuran dana di sekuritas yang dipegangnya. Artinya, penaikan suku bunga acuan ke depan tidak semudah dilakukan seperti di 2018.

Dalam sebuah tulisan yang ditulis bersama dengan Thomas S Saving, mantan Direktur Pusat Penelitian Perusahaan Swasta Universitas A&M Texas, Gramm mencatat adanya debat yang semakin intensif tentang apakah the Fed harus menaikkan suku bunga acuan atau tidak. Apalagi, Presiden AS Donald Trump terus mengkritik the Fed.

Mengutip CNBC, Sabtu, 5 Januari 2019, bank sentral AS telah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak empat kali pada 2018 dan mengurangi jumlah surat berharga termasuk surat berharga yang didukung hipotek yang dimilikinya sebesar USD136 miliar atau 3,4 persen menjadi sebesar USD3,88 triliun.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengkritik keputusan Ketua the Fed Jerome Powell dan rekan-rekannya karena memilih mengetatkan kebijakan. Pasar saham pun akhirnya berada dalam kekacauan, dengan saham-saham terancam akan jatuh ke wilayah pasar beruang.

“Luar biasa, debat ini terjadi pada saat the Fed -dibelenggu oleh kepemilikan asetnya yang membengkak dan cadangan berlebih yang dihasilkan sistem perbankan- memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk mengendalikan suku bunga daripada yang pernah terjadi dalam 105 tahun sejarahnya,” kata Gramm.

Masalahnya adalah tindakan penyeimbangan yang harus dilakukan oleh the Fed, karena berupaya menormalisasi kebijakan untuk melakukan akomodasi secara ekstrem dari krisis keuangan dan tahun-tahun sesudahnya. Adapun the Fed telah bersamaan menaikkan suku bunga dan mengurangi obligasi yang dimilikinya di neraca.

(ABD)