Pelemahan Saham Teknologi Picu Wall Street Ambruk

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) turun pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena penurunan saham teknologi utama membebani pasar. Saham raksasa teknologi AS atau yang disebut kelompok FAANG yakni Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent, Alphabet, semuanya ditutup satu persen lebih rendah.

Mengutip Xinhua, Selasa, 15 Januari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average turun 86,11 poin atau 0,36 persen menjadi 23.909,84. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 13,65 poin atau 0,53 persen menjadi 2.582,61. Indeks Komposit Nasdaq turun 65,56 poin atau 0,94 persen menjadi 6.905,92.

Sebanyak 10 dari 11 sektor S&P 500 utama merosot, dengan utilitas dan perawatan kesehatan masing-masing turun 2,23 persen dan 1,16 persen, memimpin penghambat. Sektor teknologi turun 0,92 persen, juga di antara yang berkinerja terburuk.

Wall Street dengan cemas menunggu hasil dari musim pendapatan perusahaan Amerika Serikat. Sebelum bel pembukaan Senin, Citigroup melaporkan pendapatan yang lebih rendah dari yang diperkirakan. JP Morgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America, diharapkan melaporkan laba akhir pekan ini.

Suasana pasar terganggu oleh kekhawatiran tentang laba perusahaan yang buruk di tengah kemungkinan perlambatan pertumbuhan global, kata para ahli.

Dalam pekan yang berakhir 11 Januari, saham-saham AS membukukan keuntungan yang kuat karena kemajuan pembicaraan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat mengangkat sentimen pasar. Untuk minggu terakhir, Dow naik 2,4 persen, S&P 500 naik 2,5 persen, dan Nasdaq bertambah 3,5 persen.

(ABD)