Kooperatif, Kunci Sukses Kesepakatan Perang Dagang

New York: Hubungan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) telah menjadi kisah sukses bersama selama empat dekade terakhir. Kerja sama di antara keduanya merupakan satu-satunya pilihan tepat untuk pengembangan masa depan hubungan bilateral mereka.

“Tiongkok tetap berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan AS atas dasar saling menguntungkan, mengelola perbedaan atas dasar saling menghormati, dan mengembangkan hubungan dengan AS berdasarkan koordinasi yang lebih erat, kerja sama, dan stabilitas yang lebih besar,” kata Duta Besar Tiongkok untuk Amerika Serikat Cui Tiankai, seperti dilansir dari Xinhua, Rabu, 9 Januari 2019.

Cui mengatakan hal tersebut di depan 450 tamu saat menyapa gala Tahun Baru tahunan Kamar Dagang Umum Tiongkok-AS (CGCC-AS).

Menurut dia, ikatan hubungan kuat antara Tiongkok-AS harus berkembang seiring waktu yang berjalan. Mengingat perubahan besar yang telah terjadi di kedua negara dan di dunia selama beberapa dekade terakhir.

“Tapi semua ini hanya dipahami sebagai kebutuhan untuk kerja sama Tiongkok-AS yang lebih dekat,” tegasnya.

Menunjuk fakta bahwa normalisasi dan perkembangan Tiongkok-AS, hubungan ini telah menguntungkan kedua negara dan seluruh dunia.

Utusan Tiongkok menekankan perlunya kedua belah pihak pada dekade mendatang dan merencanakan pekerjaan bersama untuk kesuksesan yang lebih besar.

Diplomat berpengalaman itu juga mengatakan Tiongkok akan terus melakukan reformasi srta membuka dan mencari pembangunan yang berpusat pada orang, pembangunan berkelanjutan, dan pembangunan damai, yang akan menciptakan lebih banyak peluang bagi dunia.

Cui mendesak komunitas bisnis dari kedua negara untuk menjaga gambaran besar dalam pikiran, tetap terbuka dan memiliki pendirian yang jelas tentang apa yang benar dan apa yang salah.

Kegiatan Gala Tahun Baru, yang juga didedikasikan untuk perayaan peringatan 40 tahun normalisasi hubungan Tiongkok-AS diselenggarakan oleh CGCC-USA sebagai bagian dari tradisi tahunannya.

Didirikan pada 2005, CGCC-USA telah diakui sebagai organisasi nirlaba terbesar dan paling berpengaruh yang mewakili perusahaan Tiongkok di AS dengan jumlah anggotanya melebihi 1.500.

(AHL)