Bursa Saham Amerika Serikat Merekah

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Penguatan terjadi karena Wall Street menjadi lebih optimistis tentang potensi kemajuan dalam negosiasi perdagangan antara Washington dan mitra dagang utamanya sambil mencerna beberapa data ekonomi utama.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 19 Januari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 336,25 poin atau 1,38 persen menjadi 24.706,35. Sedangkan indeks S&P 500 naik 34,75 poin atau 1,32 persen menjadi 2.670,71. Indeks Komposit Nasdaq naik 72,76 poin atau 1,03 persen menjadi 7.157,23.

Saham yang sensitif terhadap perdagangan, Caterpillar dan Boeing masing-masing naik 2,18 persen dan 1,57 persen, di antara saham yang berkinerja terbaik dalam indeks 30-saham. Semua 11 sektor S&P 500 utama maju, karena energi dan industri memimpin kinerja lebih tinggi.

Sebanyak delapan dari 11 kelompok meningkat lebih dari satu persen. Teknologi naik sekitar 1,5 persen, meningkatkan Nasdaq. Saham Tesla jatuh 12,97 persen, memimpin penurunan di Nasdaq. Perusahaan itu dilaporkan memangkas jumlah staf waktu penuh sekitar tujuh persen ketika meningkatkan produksi sedan Model 3-nya.

Saham Netflix merosot sekitar empat persen. Raksasa streaming online AS ini melaporkan hasil kuartal keempat yang beragam pada Kamis. Sejauh ini, gerak pasar saham AS masih stabil meski masih ada beberapa risiko yang salah satunya belum berhentinya perang dagang.

Di sisi ekonomi, laporan yang dirilis oleh University of Michigan mengungkapkan, indeks sentimen konsumen AS turun menjadi 90,7 pada Januari dibandingkan dengan posisi 98,3 pada Desember di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Bacaan itu melewatkan konsensus pasar.

Menurut data yang dirilis Federal Reserve produksi industri Amerika Serikat naik sebanyak 0,3 persen pada Desember setelah kenaikan 0,4 persen pada November, sejalan dengan perkiraan analis. Diharapkan kondisi ini bisa terus membaik di masa-masa yang akan datang.

(ABD)